Sejarah Hari Ini (27 Desember): Selamat Ulang Tahun, Roberto Bettega!

Mari mengenang kembali kiprah Roberto Bettega, salah satu striker terhebat yang pernah dimiliki Juventus.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


APA MOMEN BERSEJARAH HARI INI?

Salah satu legenda terbesar Juventus dan Italia, Roberto Bettega, hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-66 tahun. Lahir di Turin pada 27 Desember 1950, Bettega menghabiskan sebagian besar kariernya bersama Juventus dan meraih beragam gelar, termasuk tujuh Scudetto.

Dijuluki La Penna Bianca atau The White Feather karena rambut putihnya, Bettega dikenal sebagai penyerang dengan kemampuan lengkap, cerdas, dan sangat ditakuti lawan – membuatnya layak didapuk sebagai salah satu striker terhebat Juve.

SIMAK JUGA: 20 Legenda Top Juventus

INI MOMEN PENTING KARENA…

Sepanjang 14 tahun kariernya bersama Bianconeri, Bettega mampu membius Juventini lewat gol-golnya sehingga ia juga punya julukan lain, yakni Bobby Gol. Total, Bettega mampu mengemas 179 gol dalam 490 pertandingan bersama Juve.

Keran gol Bettega sudah mulai lancar sejak ia masih belia. Bettega bergabung ke akademi Juve pada 1961 namun baru bisa bermain reguler di tim utama pada musim 1970/71 atau semusim setelah ia bersinar saat dipinjamkan ke Varese, yang dibawanya promosi ke Serie A.

Bettega dinilai sebagai striker yang sangat komplet pada masanya: memiliki tubuh atletis, stamina kuda, visi menawan, teknik bermain mumpuni, tandukan maut, dan kedua kaki yang sama hidupnya. “Dia hanya membutuhkan tambahan pengalaman untuk bisa menjadi kekuatan yang diperhitungkan,” ungkap Nils Liedholm, pelatihnya di Varese.

Kolaborasi Juve-Bettega terbukti sukses besar. Sebanyak tujuh titel Serie A, plus dua Coppa Italia dan satu Piala UEFA mampu ia persembahkan. La Penna Bianca juga mampu menjadi Capocannoniere alias topskor Serie A di musim 1979/80.

Meski demikian, karier gemilang bersama Si Nyonya Tua sulit direplikasi Bettega ke level timnas. Meski sanggup mencetak 19 gol dari 42 caps, Bettega paling mentok hanya mampu membawa Italia finis di peringkat keempat Piala Dunia 1978 dan Euro 1980. Cedera lutut parah menggagalkannya masuk skuat Italia di Piala Dunia 1982 yang berakhir dengan gelar juara bagi Gli Azzurri.

Kekalahan di final Piala Champions 1983 kontra Hamburg menjadi penutup karier Bettega di Juventus. Ia kemudian hengkang ke Toronto Blizzard dan pensiun di klub Kanada itu pada 1984.

SIMAK JUGA: Sekadar Cukup Tak Cukup Buat Juve

HAL LAIN YANG PERLU DIKETAHUI

Status legenda membuat Bettega beberapa kali kembali ke Juventus dengan berbagai posisi dan jabatan. Ia sempat masuk ke dalam Triade, kelompok guru transfer Juve, yang berjaya antara tahun 1994 hingga 2006, bersama Antonio Giraudo dan Luciano Moggi. Bettega juga pernah menjabat sebagai wakil presiden Juventus pada 2009, sebelum kini jabatan itu diisi oleh legenda klub lain, Pavel Nedved.

Selain itu, Bettega juga memiliki seorang putra yang juga berkarier sebagai pesepakbola bernama Alessandro. Namun, karier Bettega junior tidak semengilap sang ayah, meski ia sempat melakoni debut senior di Juventus pada 2007.