PREVIEW Liga Primer Inggris: Arsenal – Crystal Palace

Manajer Arsenal Arsene Wenger menganggap derby London kontra Crystal Palace kali ini akan terasa berbeda karena adanya sentuhan tangan dingin Sam Allardyce.


OLEH   ANUGERAH PAMUJI     Ikuti di twitter


 

Setelah menelan kekalahan beruntun untuk pertama kalinya di awal bulan ini, Arsenal mencoba untuk kembali menemukan bentuk terbaiknya di periode sibuk musim dingin.

Pasukan Arsene Wenger mengalami kekalahan beruntun dari Everton dan Manchester City tengah Desember lalu, namun meresponsnya dengan kebangkitan saat menekuk West Bromwich Albion 1-0 dalam Boxing Day. Kini, The Gunners membidik hasil serupa ketika menjamu Crystal Palace di Emirates Stadium Minggu esok.

Manajer Arsene Wenger menyadari, derby London kali ini akan menghadirkan sedikit sentuhan berbeda mengingat Palace baru saja menunjuk manajer flamboyan, Sam Allardyce. Pria Prancis ini melihat pengalaman dan kualitas yang dimiliki mantan manajer Inggris itu, yang bisa membawa Palace berada di jalur positif.

“Apa yang dia persembahkan di Sunderland musim lalu, dia benar-benar sensasional,” ujar Wenger dalam konferensi pers jelang pertandingan.

“Kesuksesan di setiap klub berada di level yang berbeda dan pekerjaan manajer adalah mengerahkan potensi terbaik dari tim dan itulah perbedaan di setiap level. Terkadang, untuk mengerahkan yang terbaik dari tim adalah menghindari degradasi.”

“Jika Anda berada di Hull [City] hari ini, Anda menghindari degradasi, Anda melakukan pekerjaan yang hebat. Mungkin sebagus mereka yang menjuarai liga. Semua tergantung dari kompetensi dan membuat keputusan yang tepat untuk mempersiapkan tim dengan baik.”

Arsenal akan kehilangan Kieran Gibbs karena masalah pada lutut. Kabar baiknya, Shkodran Mustafi bisa kembali terjun setelah di laga West Bromwich Albion absen.

SIMAK JUGA: Wenger Sebut Debuchy Pendusta

Palace menyambut laga ini dengan tanpa kemenangan dalam empat laga Liga Primer Inggris, namun ada harapan baru di bawah kendali Allardyce.

Klub London Selatan sejatinya menunjukkan sinyal peningkatan performa di laga Boxing Day dengan memimpin lebih dulu di menit ke-26 melalui sentuhan Yohan Cabaye, meski akhirnya The Egales harus puas ditahan imbang Watford berkat gol Troy Denney 19 menit menuju laga bubar yang memaksa skor berakhir sama kuat, 1-1.

Namun, kapten Palace Scott Dann melihat raihan satu poin ini sebagai sesuatu yang bernilai positif bagi timnya.

“Jika Anda tidak bisa menang, maka pastikan jika Anda tidak mengakhiri laga dengan kekalahan, demikian seharusnya laga diselesaikan. Namun, ketika Anda melihat pertandingan, peluang dan keputusan, Anda akan mengatakan kami telah membuang dua poin,” ujar sang kapten.

“Ini merupakan sebiji poin dari hasil bermain tandang. Kami harus mengambil sisi positifnya.”

Arsenal memenangkan delapan dari 11 pertandingan terakhir Liga Primer kontra Palace dan tiga kali menyudahinya dengan hasil seri. Satu-satunya kemenangan Palace atas Arsenal terjadi pada Oktober 1994 di Highburry.

Prakiraan formasi

Arsenal (4-2-3-1): Cech; Bellerin, Paulista, Koscielny, Monreal; Xhaka, Coquelin; Iwobi, Ozil, Sanchez; Giroud

Crystal Palace (4-2-3-1): Hennessey; Kelly, Dann, Fryers, Ward; Cabaye, Flamini; Townsend, Puncheon, Zaha; Benteke

Prediksi Goal Indonesia: Arsenal 2-0 Crystal Palace