Milomir Seslija: Aji Santoso Harus Siap Mental

Milo juga menyampaikan rasa penyesalan telah mengeluarkan ucapan tak pantas kepada Persipura.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM  DARI MALANG    Ikuti di twitter


Mantan pelatih Arema Cronus Milomir Seslija berharap Aji Santoso mempunyai mental yang kuat menangani tim Singo Edan, karena tekanan terhadap juru taktik di klub ini sangat tinggi.

Aji secara resmi telah diumumkan menjadi pelatih Arema menggantikan Milomir. Menurut Milomir, ia tidak mengenal Aji, kecuali sebatas mantan arsitek Persela Lamongan. Kendati demikian, pelatih asal Bosnia ini berharap Arema meraih hasil bagus pada musim depan.

“Saya hanya tahu dia adalah pelatih Persela. Di Arema mungkin dia harus kuat, terutama masalah mental, karena penggemar bisa menyapa setiap saat melalui media sosial,” ucap pelatih yang akrab disapa Milo ini.

SIMAK JUGA: Aji Pastikan Tidak Rekrut Evan Dimas

“Tekanan di Malang lebih besar dibandingkan Lamongan, dan saya berharap Aji bisa melakukan yang terbaik buat Arema, dan memiliki mental yang bagus, karena pelatih harus lebih teredukasi dengan keberadaan pemain papan atas di tim ini, seperti [Kurnia] Meiga, Hamka [Hamzah], [Raphael] Maitimo dan lain sebagainya.”

Milo juga mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai alasan manajemen Arema tak memperpanjang kontraknya. Namun ia enggan mempermasalahkan hal itu, karena sudah menjadi risiko seorang pelatih.

“Arema sepertinya ingin pelatih lokal dengan keinginan berinvestasi kepada pemain. Mereka punya budget untuk pelatih lokal, tetapi sebenarnya saya juga bukan pelatih mahal. Tidak masalah, karena itu adalah sepakbola. Anda bisa datang kapan pun, dan pergi kapan pun,” imbuh Milo.

SIMAK JUGA: Persela Ikhlas Kehilangan Aji Santoso

Milo saat ini belum menyatakan klub pelabuhan berikutnya. Menurut Milo, agen yang menaunginya, Gabriel Budi, masih mencarikan klub yang cocok. Pelatih berusia 52 tahun ini berharap sudah bisa mendapat kepastian dalam waktu dekat.

“Mungkin Zanzibar? Ah tidak, saya masih menunggu hingga Januari untuk tawaran yang terbaik. Memang masih ada beberapa, tapi boleh kan menunggu tawaran yang terbaik. Sebelumnya saya baca ada isu saya melatih timnas Indonesia, tapi hal itu tidak terjadi hingga kini, karena tidak ada komunikasi,” terangnya.

Walau begitu, Milo tetap berharap ia bisa melanjutkan karier di Indonesia. Milo terlebih dulu akan pulang ke Bosnia, Minggu (25/12). Sang pelatih pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada media yang telah ikut berperan dalam kariernya di Indonesia.

SIMAK JUGA: RESMI: Aji Santoso Tangani Arema

“Keadaan yang cukup berbeda dibandingkan di Oman atau Malaysia. Bahkan pernyataan saya yang emosi saat mengatakan hal itu [Persipura juara palsu] juga di blow up. Kalian memang teman yang luar biasa. Saya akui saat itu saya salah karena lebih kepada emosi,” tutur Milo.

“Tapi saya sudah mengirimkan permintaan maaf kepada semua pihak, kepada Arema, termasuk mister Ruddy [Widodo, manajer umum] hingga lainnya. Persipura adalah tim bagus, dan mereka layak mendapatkan juara.” (gk-48)