Menpora Akan Anggarkan Dana Buat Sepakbola Wanita

Ini dilakukan untuk membantu PSSI agar bisa menghidupkan lagi sepakbola wanita.


OLEH  MUHAMMAD RIDWAN


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, menginginkan sepakbola wanita kembali hidup di Indonesia. Hal ini diucapkan Imam saat membuka turnamen Bengawan Cup 2016 di Stadion Sriwedari, Solo pada Rabu (28/12).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini merasa kemampuan yang dimiliki para pemain wanita tidak kalah dibandingkan dengan pria. Oleh karena itu, Imam akan menganggarkan sejumlah dana agar bisa membantu PSSI dalam mengulirkan kompetisi sepakbola wanita di tahun 2017.

SIMAK JUGA: Menpora Bertekad Hidupkan Sepakbola Wanita Di Indonesia

Menurut Imam, sepakbola wanita di Tanah Air belum dikelola secara maksimal, mengingat tidak adanya kompetisi sepakbola wanita profesional. Sementara di negara tetangga seperti Myanmar serta Singapura hal tersebut sudah berjalan.

“Kami akan mendorong PSSI untuk menggelar kembali Galanita, dan kita akan mendukung. Semoga anggaran dari pemerintah dan sponsor bisa mendukung secara penuh, dan penyelenggara ajang ini bisa ambil bagian di dalamnya,” kata Imam.

“Negara lain sudah mengembangkan sepakbola wanita, dan tinggal kita yang harus berpikir benar-benar untuk mendorong kebangkitan sepakbola wanita di Indonesia,” imbuhnya.

SIMAK JUGA: Sepakbola Wanita Kembali Menggeliat Di Indonesia

Tak hanya Imam saja yang menghadiri pembukaan Bengawan Cup ini. Melainkan Walikota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo dan komite eksekutif (Exco) PSSI turut hadir langsung ke stadion. 

Bengawan Cup 2016 ini terselenggara berkat kerja sama antara Yayasan Citra Raga Selaras dan Kaukus Anak Gawang. Sebanyak empat peserta turut ambil bagian, yakni tuan rumah Putri Surakarta, Persijap Kartini Jepara, PSW Mataram, dan Garda Siliwangi Sukabumi.