Lagi, Wasit Diserang Pemain Dalam Sebuah Turnamen Di Ternate

Piala Wali Kota Ternate diwarnai insiden pemukulan terhadap wasit.


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Respek terhadap wasit di sepakbola Indonesia masih belum bisa dipraktekkan dengan baik. Kali ini, kembali wasit harus menjadi korban akibat diserang oleh pemain dan pendukung tim PS Banteng dalam sebuah turnamen bertajuk Piala Wali Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (25/12).

Dikutip dari Antara, ketua panitia Piala Wali Kota Ternate, Amin Subuh, mengatakan insiden tersebut terjadi setelah penyerang PS Puma Rahmat Rivai mencetak gol ke gawang PS Banteng pada menit ke-69. Gol itu dinilai berbau off-side oleh pihak PS Banteng, hingga ratusan pendukung mereka masuk ke lapangan dan melempari perangkat pertandingan.

Tak sampai di situ, wasit Ishak Ibrahim yang akan melanjutkan pertandingan mendapat perlawanan dari ofisial PS Banteng, bahkan mereka mengejar dan menyerang wasit. Saat itu, sejumlah pemain PS Banteng yang berdekatan dengan wasit Ishak langsung menyerangnya hingga ia mengalami luka sobek di kepala dan pelipis, setelah mendapatkan pukulan dan tendangan mulai dari pemain cadangan hingga beberapa pendukung tim tersebut.

SIMAK JUGA: Kepala Perwasitan FIFA Jawab Kritik Atas Penggunaan Teknologi Video

Tak ayal, polisi yang berjaga langsung mengamankan wasit dan membawanya ke RSU Chasan Boesoerie untuk mendapatkan pelayanan medis. “Oleh karena itu, kami meminta kasus ini diproses hukum dan komisi disiplin dapat mengambil keputusan dengan mengacu pada aturan PSSI,” tegas Amin.

SIMAK JUGA: Arsene Wenger: Wasit Seperti Singa Di Kebun Binatang

Sementara itu, kemenangan ini membuat PS Puma melaju ke babak semi-final. Tiga tim lainnya yang lolos ke babak empat besar adalah PS Persisam Sangaji, PS Olimpic, dan PS Sinar Selatan. Turnamen ini juga diramaikan oleh tiga penggawa timnas Indonesia Rizky Rizaldi Pora, Zulham Zamrun, dan Muhammad Abduh Lestaluhu.