Granit Xhaka Bakal Tetap Agresif

Wenger mencemaskan rekor pelanggaran Xhaka, tapi pemain Swiss ini enggan berubah demi siapa pun.


OLEH   DEWI AGRENIAWATI


Gelandang Arsenal Granit Xhaka menekankan, tidak akan meninggalkan gaya bermain agresif meski muncul kekhawatiran menyusul rekor suspensi yang dipegangnya. 

Pemain internasional Swiss ini mengantungi tiga kartu kuning dan sekali kartu merah langsung dalam 21 penampilan bersama the Gunners musim ini. 

Selama empat tahun di Borussia Monchengladbach, Xhaka tercatat enam kali diusir wasit dan mengoleksi 35 kartu kuning. Kondisi ini membuat Arsene Wenger sempat mengutarakan kecemasannya. 

Namun, pemain 24 tahun ini menegaskan tidak akan mengubah gaya bermain, tanpa peduli dengan opini siapa pun. 

SIMAK JUGA: Gaya Main Dikritik, Xhaka Bela Diri

“Ada fase dalam pertandingan di mana batas menjadi kabur, tapi Anda harus meningkat secara psikologi,” katanya kepada Arsenal Player

“Saya main dengan banyak emosi karena saya orang yang bergairah dan bermain dengan gairah itu. 

“Saya suka main seperti itu. Kadang Anda terlambat merebut bola, kadang tidak. Kadang Anda membuat kontak dengan pemain ketika melakukan tekel, kadang tidak. Ini adalah olahraga di mana duel individu begitu vital, jadi saya tidak melihat ini sebagai masalah. 

“Saya tidak akan berubah untuk siapa pun. Saya adalah saya, orang menerima itu atau tidak. Saya memiliki kekuatan dan kelemahan, yang dapat saya tingkatkan. Saya bukan produk jadi. Saya baru 24 tahun jadi saya punya banyak waktu untuk terus meningkat.”