Alexis Sanchez Akui Tinggal Di London Bikin Stres

Alexis Sanchez mengakui bahwa kehidupannya di London tidak mudah, di tengah spekulasi tentang masa depannya di Arsenal yang terus beredar saat ini.

Iming-iming untuk hijrah ke London membuat Alexis Sanchez memutuskan untuk meninggalkan Barcelona pada musim panas 2014. Saat itu ia menolak untuk hijrah ke Liverpool karena ia lebih suka untuk tinggal di ibukota Inggris.

“Saya ingin pergi ke London untuk makan atau minum sesuatu dengan teman-teman saya. Namun, saya adalah orang rumahan dan saya menghabiskan banyak waktu di rumah,” ujar pemain asal Chili.

“Saya kadang menjelajahi kota jika saya memiliki waktu untuk itu tapi biasanya saya lebih suka bersantai di rumah. London bisa menjadi tempat yang membuat stres karena ini kota yang ramai dan merupakan sebuah kota besar,” tambah Alexis.

“Rutinitas kami sebagai pemain bisa terlalu memakan energi. Kami bermain dari satu pertandingan ke pertandingan lain, bertemu orang baru setiap hari dan bepergian. Itu sebabnya saya mencoba untuk bersantai segera setelah saya mendapatkan waktu luang,” pungkas pemain itu.

Alexis Sanchez memiliki waktu 18 bulan tersisa untuk menjalani kontraknya di Arsenal. The Gunners saat ini masih berusaha untuk membuatnya menandatangani kontrak baru di Emirates Stadium, namun tampaknya keputusan Alexis Sanchez masih belum akan muncul dalam waktu dekat.

Baik dia dan Mesut Ozil dikabarkan menginginkan bayaran yang lebih tinggi di Arsenal, dengan pendapatan 290.000 pounds per minggu yang diterima Paul Pogba di Manchester United sebagai patokan.

Alexis Sanchez mampu tampil sangat baik bersama Arsenal musim ini. Di kompetisi Premier League, ia telah menciptakan 12 gol dalam 17 pertandingan, dan mampu membukukan 6 assist. Berkat performa bagusnya itu, ia dinobatkan sebagai Man of the Match sebanyak lima kali di kompetisi domestik musim ini.

Di kompetisi Liga Champions, Alexis Sanchez juga mampu menunjukkan performa yang solid, dengan membukukan 2 gol dan 3 assist dalam 6 pertandingan. Ia berhasil membawa timnya lolos ke babak 16 besar untuk berhadapan dengan Bayern Munich Februari mendatang. (Sumber: Mirror)