Agen: Tidak Dapat Kesempatan Di Inter, Gabigol Akan Hengkang

Inter tidak kunjung memberikan kesempatan bagi Gabigol untuk bersinar sejak datang dari Santos, kini ia kemungkinan akan hengkang sebagai pemain pinjaman Januari mendatang.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI   Ikuti di twitter


 

Menurut agen dari penyerang Inter Gabriel “Gabigol” Barbosa, Wagner Ribeiro, kliennya tidak mendapat kesempatan yang layak untuk bisa bersinar di klub Serie A Italia itu, setelah tiba dari Santos dengan nilai transfer sebesar €29,5 juta.

Penyerang berusia 20 tahun itu memilih bergabung dengan Inter Agustus lalu, meski mendapat tawaran dari Juventus, Atletico Madrid, dan Leicester City.

Namun hingga kini Gabigol belum pernah menjadi pemain inti Inter, ia bahkan hanya bermain 19 menit dalam dua kesempatan tampil sebagai pemain pengganti.

Hal itu membuat Ribeiro mengkritisi tim yang kini dilatih oleh Stefano Pioli tersebut, dan membuka peluang bagi kliennya untuk hengkang sebagai pemain pinjaman pada bursa transfer Januari mendatang.

SIMAK JUGA: Stefano Pioli Isyaratkan Tendang Gabigol & Stevan Jovetic?

“Saya paham dia adalah pemain muda dan harus banyak belajar, tapi saya tidak tahu mengapa ia sangat jarang mendapat kesempatan bermain,” ujar Ribeiro kepada Gazzetta dello Sport.

“Jika Inter berada di puncak klasemen Serie A saya bisa paham mengapa ia harus menunggu untuk bisa bermain. Tapi Inter kini berada di papan tengah dan dia tetap tidak memiliki kesempatan.”

“Saya telah bertemu dengan presiden [Erick] Thohir dan dia bilang pada saya Inter akan membuat Gabriel menjadi pemain terbaik dunia.”

“Gabriel tiba di Italia, dia disambut ribuan orang di bandara dan diperkenalkan di auditorium yang sama seperti yang mereka lakukan pada Ronaldo.”

SIMAK JUGA: Liverpool Ingin Manfaatkan Situasi Gabigol Di Inter

“Kondisi fisiknya bagus dan telah menyatu dengan tim, tapi dalam tiga bulan ia hanya bermain 19 menit.”

“Pada Januari saya akan menanyakan pada [direktur olahraga Piero] Ausilio apa rencana Pioli padanya. Apakah dia akan memberikan kesempatan atau melepasnya sebagai pemain pinjaman?”

“Saya tidak mendesak sang pelatih, tapi jika dia tidak ingin memainkannya maka akan ada kesempatan di tim lain: contohnya seperti Adriano, ia pergi ke Parma dan kembali sebagai raja.”