8 Kartu Merah Terkonyol Sepanjang Sejarah Sepakbola

Mattia Perin belum lama ini mendapat kartu merah dalam pertandingan Serie A. Kiper Genoa itu tadinya hendak menendang bola jauh ke depan dari luar area penalti. Seorang pemain Palermo mencoba mengganggu, namun kiper berumur 24 tahun itu marah lalu mendorong lawan hingga terjatuh.

Akibatnya tentu saja adalah ganjaran kartu merah. Itu adalah salah satu momen paling konyol dalam sejarah sepak bola, di mana pemain diberi kartu merah atas alasan yang semestinya tak dilakukan oleh seorang profesional.

Apa saja kejadian konyol yang pernah terjadi? Berikut ini beberapa di antaranya.

8. Pemain Swedia Kentut di Lapangan

Bayer 04 Leverkusen v FC Ingolstadt 04 - Bundesliga

Insiden ini terjadi di liga dan divisi tak terkenal. Adam Lindin Ljungkvist adalah bek kiri yang bermain di tim cadangan Jarna SK against Pershagen SK. Ia mendapat kartu kuning dua kali karena membuang gas saat bertanding .

Setelah insiden aneh itu, Ljungkvist mengatakan kepada media setempat, Lanstidningen Sodertalje, “Perut saya terganggi, hal itu terjadi begitu saja. Lalu saya mendapat dua kartu kuning lalu kartu merah.”

Ia mengaku terkejut karena belum pernah mengalami hal tersebut.

“Saya tanya kepada wasit, ‘Apakah saya tidak boleh buang angin sedikit?’ ‘Tidak,’ katanya… Saya tidak paham, mungkin dia pikir saya kentut di tangan dan mengarahkan kepadanya. Namun tidak seperti itu,” jelas Ljungkvist.

7. Mattia Perin Menyingkirkan Gangguan

Kejadian ini sepertinya cukup menghibur tim-tim lain. Sampai-sampai akun Twitter milik Inter Milan memosting cuplikan tersebut dan Perin disebut genius.

Sebenarnya insiden ini tak akan terjadi seandainya Perin sadar bahwa penyerang lawan terkadang mencoba mengganggu kiper sejak sepakan dari dengan gawang. Jika saja pemain lawan itu terus usil, boleh jadi justru Perin yang diuntungkan karena lawannya yang diganjar kartu.

6. Yoav Ziv Menendang Sepatu Hakim Garis

Kejadian yang satu ini tampaknya tidak sengaja. Sebuah insiden di Britannia Stadium dalam laga Europa League ini jadi lelucon. Yoav Ziv, pemain Maccabi Tel Aviv, kehilangan bola karena dilanggar pemain Stoke City.

Ia berhadap ada tendangan bebas namun tak didapatkannya. Dalam kekesalan, Ziv tampaknya hanya ingin mengekspresikan kekesalan dengan menendang rumput mungkin. Namun, sepatunya ikut terbang ke arah hakim garis. Kartu merah!

5. Pembenaran Wasit atas Paolo Di Canio

Untuk insiden klasik satu ini, jika wasit bisa memberi dua kartu merah kepada satu pemain dalam momen yang sama, Paolo Di Canio akan mendapatkannya.

Di Canio langsung diperintahkan masuk ke ruang ganti dalam pertandingan melawan Arsenal tahun 1998. Wasit mendapat pembenaran terhadap hukuman kartu, setelah penyerang sumbu pendek itu mendorong badannya. Namun, sang wasit sendiri sepertinya lebay. Setidaknya fans mengganggap kejadian itu lucu.

4. Selebrasi Terlarang untuk Edinson Cavani

Ada 3 kartu merah dalam pertandingan antara Paris Saint-Germain dengan Lens ini. PSG menang 3-1, namun ada kejadian konyol yang menimpa striker Edinson Cavani.

Setelah mencetak penalti untuk keunggulan timnya, Cavani merayakan gol yang menjadi ciri khas dirinya, yaitu menembakkan senapan imajiner ke arah penonton. Rupanya wasit kurang berkenan dan Cavani diberi kartu kuning.

Para pemain PSG protes termasuk Cavani. Hasilnya, penyerang asal Uruguay itu diberi kartu kuning kedua.

3. Edin Dzeko Peloroti Celana Lawan

Kejadian yang satu ini belum lama. Edin Dzeko sedang membela Bosnia-Herzegovina dalam pertandingan melawan Yunani. Dzeko diganggu oleh pemain lawan hingga terjatuh. Jika ia tidak memberi reaksi, lawannya justru diberi hukuman.

Namun, kali itu Dzeko kehilangan kendali emosi. Ia malah memeloroti celana lawan.

2. Mario Gjurovski Peloroti Celana Sendiri

Masih soal celana, ada pemain yang mungkin tidak akan terkenal di dunia jika saja tak melakukan aksi ini. Mario Djurovski adalah pemain asal Makedonia yang kini membela Bangko United.

Sewaktu masih di Muangthong United, selebrasi gol Djurovski ini terlalu vulgar. Ia menurunkan celana sendiri dan berjoget. Kartu merah pantas ia dapatkan.

1. Youssouf Mulumbu Main Rugby

Gelandang West Brom, Youssouf Mulumbu, ketika itu sedang menjalani pertandingan Premier League seperti biasanya. Mulumbu lalu ditarik dari belakang oleh pemain West Ham, lalu ia secara naluri langsung membalasnya.

Mulumbu memungut bola dan menendangkannya seperti pemain rugbi ke arah belakang kepala Gary O’Neil.