Trofi Liga Champions untuk Barca, Kado Perpisahan Terbaik untuk Xavi

Treble Winners! Ya, siapapun pemenang di partai final tahun ini akan menyandang status prestisius tersebut, dan hasilnya Barcelona mengukir sejarah dengan menjadi tim Eropa pertama yang meraih Treble untuk kedua kali, sekaligus mengubur mimpi Juventus mengikuti langkah Internazionale lima tahun silam.

Blaugrana tampil mendominasi dan sempat unggul cepat melalui gol Ivan Rakitic ketika laga baru berjalan empat menit. Penampilan gemilang Gianluigi Buffon membuat Juve tidak kemasukan lebih banyak di paruh pertama dan mereka bahkan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55 melalui Alvaro Morata.

Gol tersebut semakin meningkatkan semangat Si Nyonya Tua untuk menambah pundo gol, namun Barcelona terbukti lebih kejam setelah mereka kembali unggul 13 menit berselang melalui sontekan Luis Suarez yang memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Messi yang ditepis Buffon. Di sisa waktu normal plus perpanjangan waktu lima menit, Juve terus berusaha mencetak gol penyama, tetapi di menit injury time, serangan balik Barcelona berujung pada gol Neymar yang memastikan status juara Blaugrana dengan kemenangan 3-1 atas juara Italia. Iniesta mengaku tak bisa berkata apa pun setelah sukes mengantar Barcelona kembali meraih treble.

Andres Iniesta tak bisa mengungkapkan perasaannya setelah mengantar Barcelona memenangi Liga Champions musim 2014/15. Gelandang Barcelona itu mencetak satu assist dan dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga ini. Karena assistnya juga, Iniesta menjadi pemain pertama yang bisa mencatat rekor mengukir tiga assist di tiga laga final Liga Champions. Barcelona pun meraih tiga gelar juara. Selain Liga Champions, Copa Del Rey dan La Liga Spanyol adalah perolehan mereka di musim ini. “Saya tak bisa berkata apa-apa, ini spektakuler, kami sudah memenangi segalanya di musim ini dan menunjukkan performa seperti hari ini, melawan tim yang juga hebat,” kata Iniesta, Minggu (7/6).

Menunjukkan kendali permainan dari lini tengah, Iniesta memberikan andil besar atas kemenangan Barcelona di final Liga Champions 2014/15. Khusus untuk kemenangan di Liga Champions, adalah Andres Iniesta menjadi pemain Barcelona yang paling menyita perhatian. Perannya di lini tengah sangat krusial mengantar Barcelona memenangi laga.

Kontribusi paling nyata Iniesta adalah ketika membidani gol pertama timnya. Mendapat sodoran bola dari Neymar, dengan dua sentuhamn, Iniesta meneruskan bola untuk dituntaskan dengan sempurna oleh Ivan Rakitic di menit keempat.

musim-perpisahan-xavi

“Tak ada cukup kata-kata menggambarkan betapa bahagia dan bangganya kami pada klub ini.”

“Apakah ini treble terbaik? Keduanya sama-sama hebat. Yang pertama sulit diwujudkan dan Anda tak mengira bisa mengulanginya lagi. Tapi kami bisa, meski sulit. Ini spektakuler. Ini adalah hari yang bisa dibanggakan Barca,” tandasnya. Iniesta menilai Xavi pantas mendapatkan kado perpisahan yang luar biasa dari rekan setimnya dan Barcelona.

Andres Iniesta mengungkapkan rasa senangnya bisa mewujudkan asa memberikan kado perpisahan yang manis untuk Xavi Hernandez di akhir musim ini. Bentuknya adalah tiga gelar juara dengan trofi Liga Champions melengkapi piala Copa Del Rey dan La Liga Spanyol dinihari tadi. Bagi Iniesta, ini adalah kado spesial buat Xavi, yang musim depan akan bermain di Qatar.

“Xavi sudah mendapatkan kado perpisahan yang sempurna dengan gelar juara Liga Champions, ia menikmatinya,” kata Iniesta, Minggu (7/6).

“Anda tak bisa meminta lebih banyak lagi, gelar juara, Liga Campions, tak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya. Ini benar-benar spektakuler.”

“Gelar ini pantas diberikan kepada fans dan keluarga kami. Ini adalah momen yang betul-betul indah,” tandasnya. Selamat Barcelona atas gelar treble winner musim ini, Anda layak menyandangnya!