Mengejutkan, Sepp Blatter Mengundurkan Diri dari FIFA!

Kabar mengejutkan datang dari markas FIFA di Swiss. Sepp Blatter yang terpilih kembali menjadi presiden beberapa hari kemarin, mengumumkan bahwa dirinya mengundurkan diri dari jabatan tertinggi federasi sepakbola dunia tersebut. Seperti yang diketahui, FIFA dalam beberapa hari terakhir mendapatkan sorotan tajam setelah beberapa petinggi mereka diciduk oleh petugas hukum Amerika Serikat karena tuduhan korupsi.

Bahkan, kecurigaan korupsi sudah mulai menyerempet kepada sosok kepercayaan Blatter, Jerome Valcke, yang dianggap terlibat bersama petinggi Concacaf, Jack Warner. Hal tersebut diyakini menjadi alasan mengapa Blatter yang telah menjadi presiden FIFA selama 16 tahun terakhir memilih untuk mundur.

“FIFA membutuhkan restrukturisasi. Kongres Luar Biasa akan digelar untuk menentukan suksesor saya sesegera mungkin,” ujar Blatter.

“Meski anggota FIFA memberi saya mandat baru, hal itu sepertinya tidak membuat saya didukung oleh semua orang.”

“Saya tidak akan berdiri di sini sebagai Presiden lagi. Saya sekarang bebas dari batasan-batasan pemilu. Saya akan fokus pada reformasi yang mendalam. Selama bertahun-tahun kami telah menyerukan reformasi. Tapi ini tidak cukup,” lanjutnya.

FIFA President Sepp Blatter pauses during a news conference at the FIFA headquarters in Zurich, Switzerland, June 2, 2015.

Pernyataan Blatter untuk menggelar Kongres Luar Biasa juga dibenarkan oleh Domenico Scala, ketua audit dan komite kepatuan FIFA. Ia menganggap Pilpres tak akan lama untuk digelar, atau paling tidak selambat-lambatnya antara Desember 2015 atau Maret 2016.

“Sementara waktu akhirnya akan sampai ke komite eksekutif, waktu pilpres mungkin terjadi antara Desember dan Maret (2016),” terangnya.

Pengunduran diri Blatter tak lepas dari skandal korupsi yang menjerat tubuh FIFA. Setidaknya ada tujuh pejabat FIFA yang terlibat kejahatan korupsi, pemerasan dan pencucian uang yang berkaitan dengan berbagai program kerja federasi tertinggi sepakbola dunia itu.