Tata Kelola Sepakbola Nasional Harus Total! Wawancara dengan Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menegaskan sikapnya untuk memperbaiki total tata kelola sepakbola, termasuk pembekuan pada PSSI supaya mereka introspeksi. Berikut ini pernyataan-pernyataan Imam kepada wartawan saat ditemui di kantor Kementerian BAPPENAS, Jln. Taman Suropati No 2 Menteng, Jakarta, Selasa (26/5/2015).

Tanya: Sebenarnya, apa yang dibicarakan dengan Wapres JK kemarin?
Jawab: Opsi pertama, kita cabut pembekuannya (PSSI). Opsi kedua, kita libatkan FIFA, nantinya seperti apa, apakah dibentuk semacam Komite Normalisasi dan sebagainya.

Ketiga, revisi SK dengan syarat gugatan di PTUN, dan Tim Transisi tetap berjalan untuk mengawasi sepakbola nasional. Itu wacana yang kami sampaikan. Wapres minta opsi ketiga, kami berkonsultasi dengan semua pihak termasuk presiden.

Mereka harus mencabut gugatan ke PTUN dulu, baru kita cabut (SK pembekuan). Mereka sudah menggugat itu. Tentu presiden concern pada perubahan perbaikan prestasi lebih cepat.

Presiden cenderung opsi yang mana?
Dari awal Presiden menginginkan perubahan tata kelola sepakbola dari awal. Kita bukan tidak mau kompetisi berjalan. Kompetisi harus tetap berjalan. Tapi yang sudah kelihatan adalah prestasi. Sudah lama kita tidak berprestasi, dan itu tidak menyenangkan.

Bicara hal yang besar. Saya kita tidak ada istilah … demi perubahan yang besar, kita harus mulai sekarang. Masyarakat harus tahu, kami tidak ingin sepakbola semata-mata bergulir, tapi bergulirnya itu bagaimana. Apakah bisa menghormati statuta FIFA dan hukum positif yang berlaku di negara ini?

Yang penting, perubahan sepakbola dijaga oleh semua pihak. Jangan kemudian merasa menang, kemudian seenaknya memperlakukan sepakbola dengan kemauan masing-masing. Harus revolusi betul, akuntabel, dan transparan.

Apa benar ada perbedaan pendapat antara Presiden dengan Wapres?
Tidak ada yang berbeda. Semua sama-sama concern pada perbaikan sepakbola. Harus diubah secara total. Semua sepakat itu.

Soal anggota Tim Transisi banyak yang mundur?
Tim ini akan berjalan berapapun orangnya, demi harapan besar …..

Tentang sanksi FIFA?
Kapan itu? Kok ditakut-takuti terus?

Katanya deadline 29 Mei
Kata siapa? Kan masih nanti. Yang penting niat kita sama: jangan ada mafia, pengaturan skor, gaji atlet terjaga, ada transparansi. Saya terus terang, PTUN memutuskan. Oke, kita akan jalan. Tapi pengadilan harus memutuskan adanya transparansi. (Baca: PSSI)

Jadi, tidak ada perbedaan pendapat?
Tidak ada. Silakan liga diteruskan, menyelenggarakan liga.

Pembekuan PSSI segera dicabut?
Baru opsi. Ada tiga. Tetap, itu SK berjalan, normalisasi, dan …. Sedang dipertimbangkan. PSSI agar introspeksi. Secepatnya kami akan bersikap.‎