Optimisme Juventus Menangi Liga Champions

Striker muda Spanyol ini sangat ingin menjuarai Liga Champions dengan Juve musim ini. Begitu tingginya hasrat Alvaro Morata untuk mengangkat trofi Liga Champions bersama Juventus musim ini, sang striker mengaku rela bermain tanpa dibayar. Pemain muda Spanyol ini telah merajai Eropa musim lalu saat berkostum Real Madrid, tapi statusnya “hanya” sebagai pelapis. Dengan Juve, Morata turun dalam tujuh dari delapan pertandingan yang telah dilalui musim ini, empat di antaranya sebagai starter, termasuk dalam sepasang pertemuan kontra Borussia Dortmund di babak 16 besar.

Undian fase perempat-final mempertemukan Bianconeri dengan AS Monaco. Di atas kertas ini drawing yang bagus buat Juve, tapi Morata menolak jemawa.

alvaro-morata-borussia-dortmund-juventus-champions-league

“Ini akan jauh dari mudah, menilik tim-tim yang masih bertahan di kompetisi,” katanya kepada Il Corriere dello Sport.

“Di titik kompetisi saat ini tidak ada lawan yang bisa dipandang remeh, siapa pun bisa mengalahkan Anda, jadi kami memiliki respek maksimal untuk Monaco. Akan menjadi kesalahan untuk berpikir kami mengawali duel sebagai favorit.”

“Dibutuhkan sedikit keberuntungan untuk menjuarai Liga Champions, Anda tak pernah bisa membuat terlalu banyak kalkulasi.”

“Mungkin Anda kebobolan gol yang tidak Anda duga dan itu mengubah dinamika laga, atau ada pemain yang dikartu merah di tim Anda.”

“Demi menjuarainya? Saya akan menyerahkan apa pun, saya bahkan akan bermain secara gratis, asalkan kami bisa juara.”

gatusso-juventus

Sementara itu gelandang legendaris AC Milan dan juga Italia, Gennaro Gattuso, memiliki keyakinan jika Juventus bisa mewujudkan impian mereka untuk jadi juara Liga Champions musim ini.

Kepercayaan itu menebal dengan undian babak perempat-final yang ‘hanya’ mempertemukan Juve dengan AS Monaco. Disebutkan Gattuso bahwa selain sisi teknis, keberuntungan adalah faktor lain sebuah tim untuk bisa merengkuh “Si KUping Lebar”.

“Juventus bisa memenangkan Liga Champions, tetapi mereka akan membutuhkan sedikit keberuntungan juga karena terkadang hal itu adalah faktor krusial,” ujar Gattuso, seperti dikutip Radio Anch’io Sport.

Gattuso sendiri memiliki percikan darah Juventini, karena juara dua kali Liga Champions itu pernah mengakui jika seluruh keluarganya adalah Juventini kecuali dirinya.