Kalah 0 – 4 Dari Korea, Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Putaran Final

Tim nasional Indonesia U-23 dipastikan gagal lolos ke putaran final sebagai salah satu runner-up terbaik Piala AFC U-23 2016 di Qatar. Kepastian tersebut didapat setelah pertandingan di Grup C, Arab Saudi menang 2-1 atas Iran.

Indonesia tidak berhasil lolos otomatis ke putaran final Piala AFC U-23 2016 setelah mengalami kekalahan telak 0-4 di partai pamungkas melawan Korea Selatan, Selasa (31/3). Evan Dimas dkk. pun harus puas finis sebagai runner-up Grup H. Sementara itu, Korsel lolos otomatis ke putaran final Piala AFC U-23 2016 karena finis sebagai juara grup dengan mengemas sembilan poin.

Bermain di depan pendukung setia timnas yang memadati stadion, Indonesia coba menguasai permainan pada menit-menit awal. Namun, dalam waktu tak kurang dari sepuluh menit, Korea berbalik mendominasi permainan.

Skenario serangan Korea pada menit ke-18 nyaris membuahkan gol. Umpan dari sayap kiri gagal dijangkau oleh Ahn Hyunbeom yang berada di mulut gawang Indonesia.

Terus ditekan, Indonesia hanya mengandalkan serangan balik. Akan tetapi, usaha mereka selalu kandas di kaki bek Korea.
Sundulan Kim Hyun nyaris membuat Korsel unggul pada menit ke-42 memanfaatkan sepak pojok. Namun, Ilham Udin yang berdiri di tiang gawang berhasil menghalau laju bola.

Indonesia sukses menahan gempuran bertubi-tubi Korea. Babak pertama ditutup dengan skor 0-0.

Masuk babak kedua, dominasi Korea berlanjut. Taeguk Warrior menggempur pertahanan Indonesia sejak wasit meniupkan peluit.

Jung Seunghyun mengakhiri kebuntuan Korsel pada menit ke-52. Berawal dari kemelut di kotak penalti Indonesia, pemain bernomor punggung 25 itu mendapatkan bola dan kemudian melepaskan tembakan mendatar yang membuat kiper Natshir takluk.

Tertinggal satu gol, Indonesia coba lebih berani menyerang. Pelatih Aji Santoso memasukkan Evan Dimas guna menambah kekuatan lini tengah.

Bukannya menyamakan kedudukan, gawang Indonesia justru kembali kebobolan pada menit ke-71. Kali ini giliran Lee Chandong yang membuat Natshir tak berkutik. Mendapat umpan pendek di depan kotak penalti, pemain berusia 22 tahun itu langsung melepaskan tendangan yang mengarah ke sisi kiri gawang.

Unggul dua gol membuat Korea semakin semangat menyerang. Kecepatan dan umpan-umpan terobosan dari tim tamu membuat barisan pertahanan Indonesia kocar-kacir.

Hasilnya, Korsel memperlebar skor menjadi 3-0 berkat gol Kim Seungjun pada menit ke-84. Dalam posisi berdiri di depan gawang, Kim Seungjun menyambar umpan datar hasil kiriman sayap kanan.

Korea hanya butuh tiga menit untuk menyarangkan gol keempat. Berawal dari tendangan jarak jauh Lee Changmin, Natshir tak mampu melakukan tangkapan dengan sempurna sehingga bola begulir masuk ke gawang.

Hingga terdengar bunyi peluit panjang tanda akhir pertandingan, tak ada gol tambahan yang tercipta. Laga ditutup dengan skor 4-0 untuk kemenangan Korea.

Korea Selatan U-22: Lee Changgeun; Sim Sangmin, Yeon Jeimin, Woo Jusung, Jung Seunghyun; Lee Changmin, Lee Yeongjae, Lee Chandong; Kim Hyun, Ahn Hyunbeom, Jang Hyunsoo

Indonesia U-22: M. Natshir; Putu Gede Juni Antara, Manahati Lestusen, Hansamu Yama, Abduh Lestaluhu; Paulo Sitanggang, Adam Alis, Zulfiandi; Ilham Udin, Ahmad Nufiandani, Muchlis Hadi

Dengan kemasan enam poin dan selisih gol plus tiga membuat Indonesia menempati posisi terakhir dari jatah lima runner-up terbaik yang berhak lolos ke putaran final. Sementara itu, Laos, Oman, Arab Saudi yang baru memainkan dua laga berpeluang menjegal asa Merah Putih. Belum lagi tim-tim Grup B yang belum memainkan satu pertandingan pun.

Beberapa jam kemudian di pertandingan Grup C, Arab Saudi berhasil memetik kemenangan 2-1 atas Iran. Hasil tersebut membuat Arab lolos otomatis ke putaran final, sedangkan Iran masuk sebagai salah satu runner-up terbaik dan menempati posisi kedua sementara dengan kemasan enam poin dan selisih gol plus delapan.

Masuknya Iran sebagai salah satu runner-up terbaik pun mengakhiri asa Indonesia lolos ke putaran final Piala AFC U-23 2016. Kini Merah Putih turun ke peringkat keenam atau keluar dari posisi aman lolos ke putaran final.