Selebrasi Messi Mengundang Petaka Bagi Dirinya!

Valencia mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden pelemparan botol yang dilakukan oleh oknum suporter hingga melukai kepala penyerang Barcelona, Lionel Messi.

Seperti yang diketahui, Messi terkena lemparan botol saat melakukan selebrasi gol Sergio Busquets pada menit ke-94. Namun, tiba-tiba di salah satu tribun Mestalla yang dihuni oleh suporter tuan rumah, sebuah botol melayang dan mengenai kepala bintang asal Argentina tersebut.

Valencia sendiri sangat mengecam tindakan tersebut dan akan berusaha mencari siapa pelaku pelemparan botol dan juga siap memberinya sanksi untuk dilarang masuk ke Mestalla selama seumur hidup.

“Valencia menyesal dan mengutuk insiden dalam pertandingan melawan Barcelona, di mana sebuah botol kecil tanpa tutup dilempar dari tribun pada pemain lawan, Lionel Messi,” tulis pernyataan resmi klub.

“Klub akan berusaha mencari orang yang melempar botol, dan mereka akan disanksi seumur hidup tidak bisa masuk ke Mestalla. Valencia menerapkan nol toleransi pada tindakan-tindakan seperti itu dan secara tegas menegakkan semua langkah-langkah keamanan yang telah ditetapkan.”

Bintang Barcelona, Lionel Messi, terkena lemparan botol di kepalanya saat ia melakukan selebrasi gol Sergio Busquets ke gawang Valencia dini hari tadi (1/12).

Seperti yang diketahui, pemain asal Argentina itu memiliki peran dalam gol dramatis tersebut setelah umpan silangnya disambut Neymar namun bola berhasil ditepis sebelum Busquets menyambarnya untuk menjadi gol kemenangan Blaugrana pada menit 94.

Pemain-pemain Barca secara antusias bereaksi atas gol tersebut dan merayakannya bersama-sama di dekat bendera tendangan penjuru, namun tiba-tiba sebuah benda melayang dari tribun suporter tuan rumah dan mengenai kepala Messi.

Saat para pemain mulai kembali ke daerah permainan mereka, Messi terlihat masih tertunduk di tanah dengan memegang kepala. Dia dibantu berdiri oleh Rafinha, yang kemudian memungut botol dan melemparnya keluar lapangan.

Pemain berusia 27 tahun tersebut bergegas ke arah wasit dan melakukan protes sembari memegang kepalanya, namun ia malah diberi kartu kuning karena dinilai ingin membuang-buang waktu.

Peluit akhir dibunyikan beberapa detik usai laga kembali dimulai dan Messi memeluk beberapa rekannya meski terlihat kesal dengan insiden tersebut. Dia kemudian berhenti setelah tim medis Barcelona bergegas mendatanginya.