Jusuf Kalla Angkat Bicara Tentang Prestasi Sepak Bola Tanah Air

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengomentari prestasi sepak bola Indonesia. Komentar itu diutarakan saat membuka Asean University Games XVII di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu (10/12).

Menurut JK, prestasi akan didapat jika didukung beberapa hal. Salah satunya fasilitas penunjang seperti lapangan. Semangat juang juga harus dibangkitkan agar bisa prestasi dicapai.

“Soal PSSI ini tidak tahu siapa lagi yang harus diselesaikan. Banyak hal yang bisa jadi contoh seperti dimana anak-anak latihan,” jelas Jusuf Kalla.

Hal ini dibahasnya menyusul jebloknya prestasi timnas Indonesia di tahun 2014. Persoalan itu kembali dibicarakannya ketika ke Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (11/12).

“Siapapun yang pimpin PSSI begitu sejak dulu, kecuali tahun 50-an, di mana sedikit baik. Bukan salah PSSI, mau diganti kayak apapun semangat juang dan tempat latihan yang kurang.”

Timnas U-19 gagal lolos dari fase grup AFC U-19 Championship, sementara timnas U-23 hanya sampai 16 besar walau target dari PSSI tercapai.

Adapun timnas senior Indonesia gagal di Piala AFF 2014. Setelah imbang 2-2 dengan Vietnam, Indonesia dipermalukan Filipina 0-4 sebelum menekuk Laos 5-1. Indonesia pun gagal lolos dari fase grup.

“Jangan terlalu banyak pemain asingnya. Yang dihormati justru pemain asingnya.”