Timnas Indonesia Melaju Ke Final POM ASEAN

Pelatih Indonesia Rasyito Hamsyah memuji performa anak asuhnya ketika mengalahkan Malaysia 4-2 dalam pertandingan semi-final pekan olahraga mahasiswa (POM) ASEAN di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (15/12) malam.

Dalam laga itu, Indonesia yang diwakili Universitas Kristen Indonesia (UKI) harus mengakhiri laga dengan sembilan orang setelah Muhammad Fahri diganjar kartu merah pada menit ke-43, dan pemain pengganti Sufra Lestusen menjelang pertandingan berakhir.

Empat gol yang dilesakkan Indonesia di hadapan ribuan penonton itu dihasilkan melalui tendangan jarak jauh Novrianto di menit ke-28, Dede Sulaiman (31 dan 69), serta Setya (80). Sedangkan dua gol Malaysia dihasilkan Raslan Khan Abd Rashid pada menit ke-60, dan Muhammad Khairul (90).

Rasyito mengapresiasi performa pemain yang dinilai telah mengikuti semua instruksi yang diberikan. Dua kartu merah diberikan sang pengadil lapangan tidak memengaruhi performa anak asuhnya.

“Kita bermain tanpa pemain kunci Muhammad akumulasi kartu. Dua pemain diganjar kartu merah. Namun kami tetap bisa cetak gol, dan menang dalam pertandingan menghadapi tim hebat seperti Malaysia,” kata Rasyito.

Sedangkan pelatih Malaysia Azuan Zain mengatakan, anak asuhnya sudah bermain maksimal, dan penuh semangat. Namun Indonesia tampil lebih baik sebagai tuan rumah.

“Anak-anak bermain baik. Tapi dua dua gol yang tercipta di babak pertama membuat mental tim menurun. Di babak kedua pemain mulai bangkit, tapi banyak peluang tidak bisa dimanfaatkan jadi gol,” imbuhnya

Hasil ini memastikan langkah Indonesia ke final cabang sepakbola ajang olahraga antarmahasiswa se-Asia Tenggara, dan akan menghadapi Thailand yang sebelumnya berhasil mempecundangi Laos dengan skor 3-0.